|
PERIKANAN NASIONAL: Masih soal Isu Berkelanjutan... |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 15 March 2010 |
|
Senin, 15 Maret 2010 | 03:03 WIB Oleh ALAN KOROPITAN
”Tingkah laku manusia saat ini seharusnya didasari pada pengetahuan tentang apa yang akan terjadi pada kemudian hari!” Ini diungkapkan oleh Prof Sumi dari The University of Tokyo dalam simposium pada 8-9 Maret 2010 di Bali. Simposium itu digelar oleh Center for Remote Sensing and Ocean Science, Universitas Udayana, bekerja sama dengan Lembaga Antariksa Jepang (JAXA). Konteks yang dia maksud adalah isu ”berkelanjutan”.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 15 March 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
100 HARI BERWACANA: Tantangan Masih Menghadang |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 16 February 2010 |
|
Senin, 15 Februari 2010 | 02:59 WIB Oleh Riza Damanik Tepat 28 Januari 2010, Kabinet Indonesia Bersatu genap berusia lima tahun 100 hari. Bagi keluarga nelayan dan petambak, merupakan masa panjang untuk menanti prestasi utuh yang diwacanakan oleh pemerintah. Lebih jauh, program 100 hari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) justru mengisyaratkan pilihan yang tidak substantif sehingga gagal menggenapi target.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 16 February 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
M. Riza Damanik: Nasib nelayan memprihatinkan |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Thursday, 28 January 2010 |
|
Duta Masyarakat | 24 Januari 2010 PERSPEKTIF BARU dimuat sebagai sindikasi sembilan koran se-Indonesia, termasuk Haria Umum Duta Masyarakat. Kini kita bincang-bincang tentang perikanan yang merupakan hal penting karena bicara tentang perikanan selalu berhubungan dengan nelayan. Kita mengetahui nelayan termasuk warga negara kita yang berekonomi lemah,kontras dengan perannyasebagai pahlawan protein bangsa. Untuk itu narasumber kita adalah M. Riza Damanik dari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara). Berikut wawancara Jaleswari Pramodhawardani dengan M. Riza Damanik. Apa itu Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) yang Anda dan kawan-kawan berada di dalamnya? Kiara adalah sebuah organisasi koalisasi dari individu, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi masyarakat (Ormas) yang memang memiliki perhatian lebih terhadap masyarakat nelayan, sektor kelautan dan perikanan secara umum.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 28 January 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Indonesia, Belanda, dan Sertifikasi Perikanan |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 12 January 2010 |
|
Sinar Harapan: Kamis, 07 Januari 2010 13:35 Oleh M. Riza Damanik Saat ingin menghadiri KTT Perubahan Iklim ke-15 di Kopenhagen, Denmark, penulis berkesempatan terlibat diskusi terbatas pada Forum Kelautan Belanda (Ocea nenoverleg), 3 Desember 2009, di Amsterdam, Belanda. Forum ini menjadi menarik, setelah topik diarahkan untuk mengungkap tanggung jawab Belanda dalam menjamin keberlanjutan sumber daya ikan dunia, di tengah-tengah meluasnya dampak buruk perubahan iklim, termasuk di perairan Indonesia. Atas nama keberlanjutan perikanan, instrumen sertifikasi diposisikan sebagai solusi yang mengemuka dalam diskusi. Tahun 2015, IDH (Initiatief Duurzame Handel/the Dutch Sustainable Trade Initiative) sebuah forum para pihak mematok target 15 persen dari produk impor udang, nila (tilapia), patin (pangasius) dan sejumlah komoditas ikan lainnya, akan masuk di bawah skema sertifikasi. Porsi itu dicanangkan meningkat menjadi 30 persen pada tahun 2020.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 13 January 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 54 |