|
Revitalisasi Tambak Eks Dipasena Lamban |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Thursday, 11 March 2010 |
|
JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah didesak menempuh langkah penyelamatan revitalisasi tambak udang plasma eks Dipasena yang dikelola PT Aruna Wijaya Sakti, anak perusahaan PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima). Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan Riza Damanik, di Jakarta, Rabu (10/3/2010), mengemukakan, penyelesaian revitalisasi tambak udang plasma yang berlarut-larut sejak tahun 2007 telah menyengsarakan 13.000 petambak dan pekerja tambak.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 11 March 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kasus Revitalisasi Tambak Dipasena Kiara Tuntut Pemerintah Bentuk Sagasus |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Thursday, 11 March 2010 |
|
10 Maret 2010 | 18:34 wib | Nasional Jakarta, CyberNews. Kordinator Nasional LSM KIARA, Riza Damanik mendesak pemerintah untuk membuat Satuan Tugas Khusus (Satgasus), menyusul berlarutnya revitalisasi 16 ribu hektar tambak Dipasena sejak 2007.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 11 March 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Shrimp Farmers and NGOs Urge Government Ignore ASC |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 10 March 2010 |
|
Joint Media Release Windu Shrimp Farmer Union (PU3W) Coalition of Indramayu Coastal Community (KOMPI) Fisheries Justice Coalition (KIARA) Friends of The Earth Indonesia (WALHI) Layar Nusantara Bina Desa Secretariat (InDHRRA) Jakarta. March 10th 2010. In the mid of the opening Shrimp Aquaculture Dialogue (ShAD), on 9-10 March 2010, several non-governmental organizations and communities namely KIARA, WALHI, P3UW, Kompi, Bina Desa Secretariat, Layar Nusantara and Legal Aid Institution (LBH) Jakarta made rally against Shrimp Industry in front of Grand Melia Hotel., Jl. H.R Rasuna, Jakarta (9/3).
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 10 March 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Petambak Plasma Protes Dominasi Swasta Di Industri Udang |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 10 March 2010 |
|
Selasa, 09 Maret 2010 | 10:18 WIB TEMPO/Arie Basuki TEMPO Interaktif, Jakarta - Petambak plasma memprotes lemahnya kontrol pemerintah dalam industri udang. Mereka menilai dominasi sektor swasta terlalu besar dan mengendalikan sektor tersebut. “Pemerintah seharusnya punya kontrol sendiri. Jangan biarkan industri udang ini dikendalikan oleh sektor swasta,” kata Riza Damanik dari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan di Jakarta, Selasa (9/3).
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 10 March 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 707 |