| Hari Perikanan Sedunia 2009: Menyelamatkan Sumber Protein Anak Bangsa |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |||||||
| Thursday, 19 November 2009 | |||||||
|
21 November 2009 Ikan adalah sumber protein utama. Dengan memakan ikan, selain sehat, otak pun kian cerdas. Dengan lebih dari 238 juta penduduknya, konsumsi ikan kita hanya 30 kg/orang/tahun lebih kecil 4 kali lipat konsumsi ikan penduduk Jepang, yakni 125 kg/orang/tahun. Tak mengherankan, Jepang merupakan bangsa dengan kualitas kesehatan serta kecerdasan tertinggi di dunia. Padahal, sumber protein mereka berasal dari laut Indonesia. DALAM 15 tahun terakhir, Indonesia kehilangan 40% dari total 6,4 juta ton perikanan nasional. Kehilangan ini disebabkan oleh pencurian ilegal oleh kapal-kapal asing asal Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand, Vietnam, Myanmar, Cina, Korea Selatan, Panama, dan Kamboja. Belum lagi usai, sebanyak 50% produk perikanan nasional justru diekspor ke Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Ironisnya, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mengeluarkan aturan pengkaplingan laut melalui kluster perikanan dan hak pengusahaan perairan pesisir (HP3), serta pembolehan pemakaian alat tangkap merusak trawl. Dengan anugerah yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, selaiknya kita mulai gemar makan ikan untuk menjadi lebih sehat dan cerdas. Indonesia adalah bangsa pelaut dengan pluralitas tradisi bahari dari Pulau Miangas hingga Kepulauan Rote. Atas dasar inilah, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) bersama organisasi anggotanya mengadakan refleksi Hari Perikanan Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November dengan beragam acara, di antaranya: Jumat, 20 November 2009, Pukul 16.30 WIB - selesai Talk Show Radio, Jakarta Kegiatan ini diadakan atas kerjasama KIARA dengan Green Radio dengan tema “Menyelamatkan Sumber Protein Anak Bangsa”. Sabtu, 21 November 2009, Pukul 08.00 – 14.00 WIB Jalan Sehat (Taman Suropati – Bundaran HI) Kegiatan ini bersifat terbuka dan bertujuan untuk mengampanyekan pesan untuk “gemar makan ikan” kepada khalayak luas. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WIB – selesai. Informasi lebih lengkap, silakan menghubungi: Sdr. Abdul Halim +62815 53100 259 Tanam Bakau (Kampung Marunda Kongsi, Jakarta Utara) Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian masyarakat luas dalam menyelamatkan sumber protein nasional. Dengan menanam bakau, setidaknya kita turut melestarikan keberlanjutan ekosistem laut yang menjadi rumah ikan berkembang biak. Sdr. Abdul Halim +62815 53100 259 Lomba Lukis “Gemar Makan Ikan” Lomba ini diadakan oleh Jaringan Pengembangan Kawasan Pesisir (JPKP) di Bau-Bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SD, SLTP, dan SMU.se-Buton Raya di Bau-Bau dan Wakatobi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Sdr. Fatahuddin di +62816 4316 625 Pameran Kelautan Pameran ini akan diadakan di Pelataran Pantai Kamali, Bau-Bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, dengan aneka film dan publikasi foto yang diputar secara bergantian. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Sdr. Fatahuddin di +62816 4316 625 Minggu, 22 November 2009, Pukul 09.00 – 13.00 WIB Diskusi Terbatas “Perubahan Iklim dan Nelayan” Kegiatan ini diadakan oleh Layar Nusantara Semarang. Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan nelayan tradisional dan masyarakat pesisir semakin mengetahui seluk-beluk perubahan iklim dan bersikap kritis dalam menentukan pilihan politik penghidupannya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Sdr. Sukarman +62812 28166 988 Senin, 23 November 2009, Pukul 09-00 – 12.00 WIB Rembug Laut Nasional “Menyelamatkan Sumber Protein Anak Bangsa” Narasumber: Prof. Dr. Abdul Hadi W.M., Guru Besar Universitas Paramadina, Jakarta M. Riza Damanik, Sekretaris Jenderal KIARA, Jakarta Viva Yoga Mauladi, M.Si, Anggota Komisi IV DPR RI Tempat: Auditorium Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 97-99, Mampang, Jakarta 12790 Rabu, 25 November 2009, Pukul 09.00 – 13.00 WIB Seminar “Nelayan, Keberlanjutan Ekosistem Laut, dan Pesisir” Kegiatan ini diadakan oleh Layar Nusantara Semarang bekerjasama dengan kelompok nelayan Kendal, nelayan Semarang, nelayan Demak, dan nelayan Jepara. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Sdr. Sukarman +62812 28166 988 Untuk informasi lebih lengkap, silakan menghubungi: Sdr. Abdul Halim, Koordinator Program KIARA +62815 53100 259 / Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Sekretariat Nasional Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan Fisheries Justice Coalition Indonesia Jl. Tegal Parang Utara No. 43 Mampang, Jakarta 12790 Telp. +62 21 797 0482 Faks. +62 21 797 0482 Email. Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Website. www.kiara.or.id
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 19 November 2009 ) | |||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|