| Kapal Pengawas Karang RI Terlalu Mahal |
| Friday, 29 January 2010 | |||||||
|
28/01/2010 - 20:17 "Pembelian kapal mewah itu juga mencederai rasa keadilan nelayan tradisional dan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil," kata Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) M Riza Damanik, di Jakarta, Kamis. Disebutkan Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak seharusnya membeli kapal mewah dari Prancis tersebut yang dikhawatirkan juga berindikasi korupsi. "Apalagi jika pembelian kapal itu benar-benar diarahkan untuk diikutkan dalam kegiatan Sail Banda, maka justru akan mempercepat kerusakan karang dan biota laut. Pengoperasian kapal itu akan turut menenggelamkan kekayaan bahari nusantara," ujar Riza Damanik. Di Asia Tenggara, katanya, lebih dari 40 tahun terumbu karang dan hutan bakau mengalami kerusakan dan bahkan hilang. Nilainya sebesar 40 persen telah hilang, 45 persen mengalami kerusakan parah, dan 15 persen rusak ringan. Berdasarkan penelitian LIPI tahun 2006, katanya, hanya 5,23 persen terumbu karang di Indonesia berada dalam kondisi baik. Sesuai data Pusat Penelitian Terumbu Karang Universitas Hasanuddin, Makassar, kerusakan terumbu karang di Sulawesi Selatan mencapai kondisi di luar ambang batas dan mengganggu kelangsungan hidup nelayan tradisional. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa 70 persen dari 5.000 km2 karang yang rusak berdampak pada hilangnya pendapatan nelayan. Tingkat kerusakan karang ini hampir mencapai 100 persen, di antaranya terumbu karang di Pulau Pangkajene sebesar 97 persen, 86 persen di Sinjai dan Selayar, hingga kawasan Taman Nasional Taka Bonerate sebesar 70 persen. Riza menjelaskan, kalau pemerintah ingin mengawasi karang cukup dilakukan dengan memakai kapal seharga Rp20 juta hingga Rp40 juta mengingat karang berada pada wilayah yang relatif dangkal dan tidak membutuhkan kapal pesiar tipe kecil yang berbobot besar. Hal penting lainnya adalah melibatkan partisipasi aktif masyarakat.[*/ito] Sumber: http://inilah.com/news/read/teknologi/2010/01/28/312162/kapal-pengawas-karang-ri-terlalu-mahal
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|