| Lagi, Isu Pulau Dijual |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | |||||||
| Saturday, 06 February 2010 | |||||||
|
06/02/2010 00:23 Liputan6.com, Jakarta: Isu perdagangan pulau kembali merebak. Kali ini pulau yang dikabarkan dijual adalah gugusan Takabonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) M. Riza Damanik di Jakarta, Jumat (5/2), mengatakan penjualan pulau diduga dilakukan pejabat publik setempat. Beberapa pulau yang sedang ditawarkan di antaranya Pulau Lampujian, Karampa Caddi, Binabo, Kalakauna, Bungeng Belle, Rajuni Kecil, dan Pulau Rajuni Besar.
Riza menuding pejabat publik tersebut hanya menginginkan keuntungan ekonomis tanpa mempertimbangkan kepentingan umum sebagai ruang publik dan tempat budaya bahari Nusantara. "Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Tak sepantasnya penjualan pulau dilakukan dengan meminggirkan nelayan tradisional dan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," ujar Riza seperti dikutip ANTARA. Seharusnya, imbuh Riza, pemerintah turun langsung bersama pejabat di daerah dan menyusun pengembangan kawasan pesisir dan pulau untuk kesejahteraan masyarakat umum. Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan yang juga Plt Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) membantah adanya penjualan pulau di gugusan Takabonerate. "Sama sekali tidak benar karena ada aturan yang ketat untuk itu (penjualan pulau)," tegas dia. Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan 10 pulau terluar yang akan menjadi fokus perhatian untuk dikembangkan pada 2010. Namun program tersebut tidak termasuk dalam target kinerja 100 hari pemerintah, karena kementerian hanya menargetkan penyelesaian penamaan pulau saja. Sumber: http://berita.liputan6.com/hukrim/201002/262469/Lagi.Isu.Pulau.Dijual
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 06 February 2010 ) | |||||||
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|